Selasa, 25 Januari 2011

Informasi Beasiswa

Admission for Graduate

King Abdul Aziz University Announces the Admission for Graduate

Studies Scholarship for Applicants from outside Saudi Arabia

For the academic year 2011/2012

Deanship of Graduate Studies at King Abdul Aziz university, at Saudi Arabia, Jeddah, announces the admission to graduate programs for master and Ph.D degrees for non-Saudis from outside the Kingdom for the year 2011/2012, and that according to following;

Disciplines available for Ph.D:

Faculty of Arts and Humanities:

History, library and information, sociology, Arabic language.

Faculty of Sciences:

Biology, chemistry, biochemistry.

Faculty of Engineering (Males Only):

Civil engineering

Faculty of Earth Sciences (Males Only):

Engineering and environmental geology, hydrogeology, petroleum and sediments geology.

Faculty of Metrology, Environment and Arid Land Agriculture (Males Only):

Arid land agriculture, environmental sciences

Disciplines available of master degree:

Faculty of Economics & Administration:

Accounting, Public Administration, Economics, Systems.

Faculty of Arts and Humanities:

English literature and linguistics, history, sociology, libraries and information, geography, Arabic language, Islamic studies, psychology.

Faculty of Sciences:

Chemistry, biology, mathematics, physics, statistics, biochemistry, astronomy and space.

Faculty of Engineering:

Civil engineering, Production engineering and mechanical systems designing, thermal engineering and desalination technology, industrial engineering, electrical and computer engineering, chemical and material engineering, nuclear engineering, aeronautic engineering, mining engineering.

Faculty of Earth Sciences (Males Only):

Mineral and rocks wealth, engineering and environmental geology, hydrogeology, petroleum and sediments geology, structural and remote sensing geology, geophysics.

Faculty of Metrology, Environment and Arid Land Agriculture (Males Only):

Metrology, Arid land agriculture, environmental sciences, water resources sciences and management.

Faculty of Marine Sciences (Males Only):

Marine biology, marine physics, marine chemistry, marine geology.

Faculty of Environmental Designs (Males Only):

Urban and regional planning, architecture

College of Computing & Information Technology:

Computer sciences.

Home Economics:

Islamic arts, clothing and textiles, childhood studies, housing and house management, food and nutrition, educational and home economics.

Admission conditions:

1. Applicant age not exceed (30) years for master degree and (35) years for Ph.D.

2. Applicant should hold approved official academic qualification of grade not less than "Very Good", if the degree offered in grade, from his home country.

3. Acquiring one of the following degrees in English language exams:

Exam type

Applicant for M. Degree

Applicants for Ph.D

TOEFL exam (PBT)

550

500

TOEFL exam (CBT)

79

61

ILTS

5.5

5

4. Applicant should be of good conductance and medically fit

5. Applicant should submit scientific recommendations from his previously instructors.

6. Applicant should not be dismissed from one of the educational institutions in the Kingdom.

7. Applicants certificates should be certified from one of Saudi embassies in applicant country.

Scholarship privileges:

  1. Payment of a monthly award of (2400 SR) for MA students and (3400 SR) to a PhD students.
  2. Payment of accommodation allowance (1800 SR) when scholarship student arrive.
  3. Health care for the student and his family, if he bring his family to live with him.
  4. Providing of housing and suitable scientific, social, cultural and training care.
  5. Procurement of reduced meals
  6. Not continual award of (3000 SR) for MA students, and (4000 SR) for Ph. D students as allowance of word-processing of thesis.
  7. Graduation award for books cargo (2700SR)
  8. Yearly back and forth Traveling tickets for the student and his family

Required documents:

  1. Curriculum vitae for the applicant
  2. Research proposal for the specialization to be enrolled.
  3. A copy of graduation certificate (certified from Saudi Embassy)
  4. A copy of transcript (certified from Saudi Embassy)
  5. Two scientific recommendations from previous instructors.

Tasks and duties of scholarship student:

In addition to joining graduate study programs, scholarship student should carry out suitable academic and technical works for his specialization, so that this will not affect on his academic performance and on the educational quality of KAU.

Application mechanism:

Apply to graduate studies program take place through access to Our Website KAU Scholarships for Graduate Studies, and reading the regulations and conditions of admission available programs and then start filling the electronic application and attaching the required documents for those who fulfill the admission conditions within the period of admission which begin in 15/01/2011 to 4/05/2011.

Contact and inquiry:

Dr. Ahmed Hamed

International Students Unite (ISU-DGS)

E-mail:

Dgs.scholarships@kau.edu.sa

Ibrahim.achmed@yahoo.com

Tel. + 966(2) 6951265 , + 966(2) 6951195 Extension 204

Fax: +26951281

Web site: http://dgsscholarship.kau.edu.sa/





Sincerely,
Mohammad Kamiluddin
Master Student, Chem-Eng. KSU, Kingdom of Saudi Arabia
YM / Skype / FB: kamil_almumtaz@yahoo.com
Gmail&Gtalk: moh.kamiluddi
n@gmail.com
http://www.ppmi-riyadh.org/


Jadi setiap permasalahan dan keingintahuan langsung bisa ke koresponden yg sudah disediakan.
Link lengkapnya
Terima kasih.

Minggu, 23 Januari 2011

Perubahan Sudah Tidak Bisa Ditunda Lagi

Pernyataan Pers

Perubahan Sudah Tidak Bisa Ditunda Lagi

“Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangs, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.”

Demikianlah bunyi alinea pertama dalam Pembukaan UUD Negara kita. Alinea tersebut jelas sekali menyatakan bahwa demi kemanusiaan dan keadilan, penjajahan dalam segala bentuknya harus dilawan, sebab tanpa perlawanan penjajahan tidak mungkin terhapuskan.

Indonesia secara dejure merdeka sejak tanggal 17 Agustus 1945, namun sesungguhnya secara defacto Indonesia belum merdeka. Penjajahan ekonomi masih dilakukan oleh kaum pemodal (asing dan dalam negeri) yang berlindan dengan penguasa. Eksploitasi, perampasan sumber daya, serta penindasan terhadap besar rakyat masih terjadi di mana-mana. Pemerintah yang mustinya membela kepentingan rakyat justru berkelindan dengan pemilik modal tersebut (baik dalam maupun luar negeri) untuk bersama-sama mengeksploitasi rakyat.

Menghambanya pemerintah kepada selain rakyat Indonesia adalah sebuah bentuk pengkhianatan terhadap cita-cita suci kemerdekaan dan semangat reformasi. Mereka tak lebih dari para kompeni yang kerjanya menjadi antek-antek penjaga kepentingan asing. Mereka telah mengkhianati rakyat dengan berkali-kali melakukan pembohongan. Mereka telah berkhianat dengan mengatakan Indonesia sejahtera sementara sesungguhnya rakyat menderita.

Mereka juga berbohong mengenai kampanye pemberantasan korupsi, padahal sesungguhnya korupsi makin merajalela, buktinya, mega skandal Century sampai saat ini tak ada penyelesaiannya. Alih-alih memperbaiki negeri, setelah kesempatan satu periode, rezim malah mengkhianati dengan tidak membela kepentingan rakyat, tapi justru malah mengorbankannya.

Oleh karena itu, rakyat mesti melawan! Perlawanan musti dilakukan secara semesta, seluruh elemen bangsa Indonesia harus bersatu, bergerak bersama-sama menyingkirkan kaum penindas dan pengkhianat.

Terima kasih kepada para ulama, kyai, pendeta, biksu, dan para tokoh yang sudah menjalalankan tugas pelayanannya dengan menyuarakan hati nurani rakyat Indonesia. Langkah profetik mereka adalah pelita bagi perjuangan kami mengawal cita-cita bangsa.

Bersama ini kami mengingatkan kepada para tokoh agama agar waspada. Waspada terhadap segala usaha kompromi dan kooptasi oleh penguasa. Ingat, sejarah dunia juga diwarnai oleh lembaran-lembaran pengkhiatan kaum agamawan yang berselingkuh dengan kekuasaan. Oleh karena itu, berhati-hati lah! Kami kaum pelajar, mahasiswa dan pemuda akan selalu mengawal perjuangan ini.

Selanjutnya kami mengundang elemen-elemen masyarakat lainnya untuk bergabung dalam barisan perjuangan ini. Bersama ini kami mengundang seluruh elemen bangsa, termasuk kaum profesional, petani, budayawan, purnawirawan dan tentara untuk bersama-sama mendorong percepatan perubahan ini.

Mulai hari ini (16 Januari 2011), kami -kaum pelajar, mahasiswa dan pemuda Indonesia- akan menggerakkan elemen-elemen kami di daerah untuk bersama-sama mendorong percepatan perubahan ini.

Karena pengkhianatan sudah sedemikian akutnya,

maka “perubahan sudah tidak bisa ditunda lagi”.

Jakarta, 16 Januari 2011

Pergerakan Pelajar, Mahasiswa dan Kaum Muda Indonesia

PMKRI Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia

HMI-MPO Himpunan Mahasiswa Islam – Majelis Penyelamat Organisasi

IMM Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

PII Pelajar Islam Indonesia

LMND Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi

HIKMAHBUDHI Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia

GMKI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia

KAMTRI Kesatuan Aksi Mahasiswa Trisakti

KMHDI Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia

Jumat, 14 Januari 2011

“Condong mato ka nan rancak, condong salero ka nan lamak”

“Condong mato ka nan rancak, condong salero ka nan lamak” baitu pepatah urang tuo kito dahulunyo. Pepatah nan manunjuakkan kalau orang-orang pada maso itu iyo bana manjago apo nan dicaliaknyo dan apo nan dimakannya. Mungkin kito sabuik sajo manjago kulaitas apo nan dicaliak jo apo nan dimakannyo. Manuruik nan tuo, rancak disiko iyo bamakna pulo “rancak” manuruik adat, rancak manuruik syara’ itu nan ka kito caliak. Lamak juo bak kian, lamak rasonyo, lamak mandapekannyo, lamak dek awak ka tuju dek urang.

Tapi nan bak kini, pepatah nan tun lah baraliah bunyi saketek “ condong mato ka nan rancak, condong salero ka nan perai “. Baitu pulo bunyinyo dek urang mudo kini. Saketek sajo nan barubahnyo, pun nan bak kian ado nan iyo bana nan pokok nan baraliah. Yaitunyo condong paruik lah ka nan perai.

Orientasi urang kini yo lah ka nan perai, ka sesuatu nan indak banyak maabihkan tanago, ka nan indak banyak membutuhkan usaho untuak mandapekkannyo. Ba kecek urang juo “ Budaya Instan”.nak capek se, nak nan mudah se, nak sanang se.

Kalau kito mancubo mancaliak disikolah-sikolah, di tampek nan mudo bakumpua tantu indak lah susah dek kito mandapekkan apo nan dikecekkan “budaya instan” tut doh. koq disikolah namonyo, nilai iyo nak tinggi ko baraja iyo nak indak,akianyo ambiak jalan “instan”. Alam takambang jadi guru jimaik takambang beranglah guru.

Koq di masyarakaik namonyo, koq iduik iyo nak sanang, tapi koq kabakarajo koq dapek iyo jan lai.koq awak iyo nak disanjuang urang, tapi ba budi ka urang, ba jaso ka urang yo nak indak.

Mancaliak kito ka urang nan lah gadang namonyo, kito iyo taragak pulo nan bak kian. Koq karajonyo rancak, koq ka bajalan ado oto, koq ka lalok ado rumah. Tapi kito lupo mancaliak baa karajo urang nin dahulunyo. Kito nak iyo pulo nan saruman itu, tapi koq ka bakarajo koq ka bausaho indak kito nan saruman tut doh. nan sanang se lah dek awak.

Antah baa lah ajaknyo, mungkin ba tali pulo jo prinsip ekonomi kapitalih nan diajakan disikolah-sikolah agaknyo “ dengan modal yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya” antahlah!??*

Batanyo kito ka angku imam di musajik, satantangan iko. Ciek sajo pasan baliaunyo, dibacoannyo kalam ilahi

“ …sesungguhnya Allah tidak merubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah diri mereka sendiri…” QS; Ar-Ra’d 11.

Baitu kecek angku imam, ibaraik roda padati,takadang diateh takadang dbawah. Tapi nan paralu kito ambiak pelajaran adolah roda nan di bawah tadi indak ka tibonyo di ateh kalau padati indak bajalan. Kito ka barado dibawah jo taruihnyo kalau kito indak bajalan.ndak mungkin dari bawah jo caro “instan” ka dapek di ateh.

Koq nak kayo iyo kuek lah mancari, koq nak tinggi nilai sikolah yo rajinlah baraja. Bak kato urang juo; Barakik-rakik ka hulu baranang ka tapian kamudiak dihari sanjo, basakik-sakik dahulu basanang-sanang ka mudian, barugi mangko balabo.

Mungkin baitu lah, koq di rantang namuahnyo panjang, koq dikumpa namuahnyo singkek, singkek sakiro kapaguno. Satantangan pasan angku imam tadi kito ambiak selah pelajaran dari nan dibacoan dek baliau tadi. Jan lah kito ba angan-angan ka “perai” sajo sadonyo, ka “instan” sajo caro untuak roda padati tibo di ateh

*kecek pak etek; prinsip ekonomi apolo tu?

“ kalau itu prinsip wak ang yuang, yo lah samo pulo ang jo sumanto tu, nan makan urang tuha. Dima lo wak ang ka dapek untuang gadang kalau usaho ang saketek? lah ka pasti juo ang mengorbankan urang lain tu nyo” baitu kecek pak etek kutiko dibacoan prinsip ekonomi ka wee

Padang, 13 Januari 2011

Efri Yunaidi

( Anak Pisang Rang Koto )

Wakil Walikota Bukittinggi Tutup LBT dan LIT PII

Leadership Basic Training (LBT ) dan Leadership Intermediate Training ( LIT ) Pelajar Islam Indonesia ( PII ) yang diadakan PD PII Bukittinggi–Agam bekerja sama dengan PD PII Padang Panjang, PD PII Pasaman dan PD PII Payakumbuh telah selesai,Kegiatan yang dilaksanakan di mesjid Muslimin Pintu Kabun Bukittinggi ini berlangsung pada tanggal 26 Desember 2010-2 january 2011.

Wakil Walikot Bukittinggi dr.Harma Zaldi,SpB.FinaCs ( yang juga merupakan kelauarga Besar /KB PII ) resmi menutup kegiatan ini. Dalam sambutannya Bang Zal ( panggilan wawako) mengapresiasi peran PII dalam aktivitas pembinaan pelajar muslim. Disamping itu Bang Zal juga mengharapkan PII dapat lebih meningkatkan aktivitasnya dan lebih memvariasikan aktivitas dalam melakukan pembinaan pelajar dikarenakan pelajar hari ini mudah bosan dengan aktivitas yang monoton dan “berat”.

Sementara itu, Robby Yunianto MS selaku PJS Kabider PW PII Sumatera barat mengatakan bahwa PII akan senantiasa menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan diri.

Lebih lanjut Robby mengutip catur bakti PII “ PII akan senantiasa memilik 4 peran bagi pelajar yaitu wahana pengantar sukses studi, wahana pembentuk pribadi muslim, wadah tempat berlatih dan alat perjuangan

Semoga aktivitas PII lebih berkembang dan lebih memberikan dampak yang luas terhadap pembinaan pelajar sebagai generasi penerus dan generasi pengganti demi terwujudnya Izzul Islam wal Muslimin.(Free)

Di Copy seutuhnya dari http://pii-sumbar.blogspot.com/2011/01/wakil-walikota-bukittinggi-tutup-lbt.html